Kau Katakan Kita Saudara
Kau katakan kita saudara
Kau katakan kita satu tubuh
Kalau kau luka, akupun luka
Kalau aku luka, seharusnya kaupun luka
Kini
Aku Tercabik-cabik
Diamputasi tanpa anastesi
Kau katakan kita saudara
Kau lihatkah
Anakku lari dengan dada menganga
Tujuh belas peluru bersarang di tubuhnya
Kau katakan kita saudara
Bahkan pintumupun tak kau buka
Sepertinya semua ini sandiwara belaka
Kau tentram menikmatinya di layar kaca
Kau katakan kita saudara
Namun …
Di manakah satu tubuh itu kini berada?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar